Pengertian dan Arti Muassasah

Pengertian arti muasasah (Ar: muasasah=yayasan). Organisasi gabungan antara mutawwif (pembimbing tawwaf yang biasa disebut syeh) dan mujawwir (pembimbing ziarah). Organisasi ini berkewajiban dan bertanggung jawab melayani jemaah haji dibidang akomodasi, transportasi, bimbingan ibadah haji, dan pelayanan umum.

Dalam proses pelaksanaan ibadah haji, jamaah haji pasti akan dipandu oleh sebuah organisasi yang dikenal dengan muasasah haji. Organisasi tersebut beranggotakan para mutawif (pembimbing tawaf principle biasa disebut syekh) dan muzawir (pembimbing ziarah).

Selain membimbing, muasasah haji juga bertugas dan bertanggung jawab dalam melayani berbagai kebutuhan jamaah haji lainnya, seperti akomodasi dan transportasi.

Muasasah ini didirikan oleh pemerintah Arab Saudi dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji, baik di Arab Saudi secara umum maupun di Mekkah dan Madinah secara khusus. Organisasi untuk pelayanan jemaah haji di Kerajaan Arab Saudi dinamakan Muasasah Mutawwifah yang menggantikan sistem syeh.

Untuk Asia Tenggara, termasuk Indonesia, organisasi ini didirikan tanggal 3 Mei 1984 berdasarkan keputusan Menteri Haji dan Wakaf Kerajaan Arab Saudi nomor 125/K/M. Khusus pelayanan jemaah haji di Madinah dinamakan Muasasah Adilla Muwahhadah, menggantikan sistem muzawwir.

Untuk jemaah haji Asia Tenggara, termasuk Indonesia, organisasi ini didirikan pada tahun 1985 berdasarkan keputusan Menteri Haji dan Wakaf Kerajaan Arab Saudi yang pelaksanaannya dimulai musim haji.

Tujuan dan Fungsi Muasasah

arti muassasah

munatour.co.id

Adapun tujuan pembentukan arti muasasah adalah agar dapat menyelenggarakan pelayanan yang lebih sempurna dan memberikan fasilitas yang lebih baik bagi jemaah haji selama berada di Kerajaan Arab Saudi, sehingga ibadah dan jiarah mereka dapat terlaksana dengan aman, tertib, lancar, sejahtera, dan sempurna.

Peranan Muassasah dalam pelaksanaan ibadah Haji sangat berbeda, dimana muassasah tidak hanya menerbitkan MOFA, tetapi juga bertanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan jamaah Haji di Makkah.

Di Negara Arab Saudi masing masing muassasah memiliki tugas tersendiri dan terdiri dari empat bagian, yaitu Muassasah Thawwafah dan Muassasah Adilla, Maktab Wukala, dan Maktab Zamazimah. Muassasah Thawwafah bertugas dalam bidang akomodasi.

Mereka mengurus penginapan untuk semua jemaah haji yang datang dari luar Kerajaan Arab Saudi. Jadi, Muassasah Thawwafah inilah yang bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan jamaah Haji hingga tiba di penginapan.

Muassasah dalam pelaksanaan ibadah haji beda tidak hanya menerbitkan MOFA, tetapi juga bertanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan jemaah haji di Mekah.

Muassasah terdiri dari empat bagian, yaitu Muassasah Thawwafah dan Muassasah Adilla, Maktab Wukala, dan Maktab Zamazimah. Muassasah Thawwafah bertugas dalam bidang akomodasi. Mereka mengurus penginapan untuk semua jemaah haji yang datang dari luar Kerajaan Arab Saudi.

Jadi, Muassasah Thawwafah inilah yang bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan jemaah haji hingga tiba di penginapan.

Muasasah Mutawwifah mempunyai tugas dan kewajiban antara lain menyambut kedatangan jemaah haji dan memberikan petunjuk-petunjuk yuang sempurna yang berhubungan dengan ibadah haji serta memperhatikan keperluan mereka selama di Arab Saudi. Sistem pelayanan ini adalah setiap kelompok jemaah haji di tempatkan pada satu maktab (daerah) untuk menjaga keutuhan kelompok tersebut.

Apalagi mereka berkumpul dengan jemaah dari negara lain, maka jemaah haji tidak diperkenankan pindah ke maktab lain. Di samping itu, jemaah diberi hak melaporkan hal yang merugikan kepada muasasah pusat Mekkah yang pelayanannya meliputi Mekkah, Arafah, dan Mina.

Organisasi Muasasah Mutawwifah terdiri dari dewan pengurus Muasasah, Lajnah,Ttanfidziyah, dan bagian-bagian yang mengurus: pelayanan umum, akomodasi/konsumsi, angkutan dan pemberangkatan, penyuluhan dan bimbingan, serta keuangan dan administrasi. Kantor cabang Muasasah Mutawwifah berjumlah 38 buah.

Arti Muasasah Adilla Muwahhadah berkewajiban menyambut jemaah haji secara baik dan memberi petunjuk-petunjuk yang sempurna yang berhubungan dengan ziarah. Selain itu juga memperhatikan keperluan jemaah haji selama berada di Madinah.

Sistem pelayanan Muasasah Adilla Muwahhadah adalah setiap kelompok jemaah haji di tempatkan pada satu mujawwir untuk menjaga keutuhan kelompoknya dan jemaah haji diberikan hak untuk melaporkan setiap pelayanan yang kurang baik kepada Muasasah Mujawwir pusat Madinah.

Dengan sistem muasasah ini diharapkan akan terwujud pelayanan jemaah haji yang semakin baik dan setiap masalah yang mereka jumpai selama melaksanakan ibadah haji dapat diselesaikan dengan baik.

semua itu bisa terselenggara dengan baik jika setiap jamaah mau dan bisa mengikuti tata tertib yang telah di adakan oleh tiap-tiap pengurus pemberangkatan jamaah haji dan umroh.

Add Comment