Burung Kenari

Ada lima “varietas” burung kenari dewasa ini.

Varietas pertama merupakan varietas lagu (song variety) yaitu hasil pengembangan burung kenari untuk menciptakan kenari dengan kemampuan menyanyi yang bagus dan sedikit banyak melalaikan permasalahan warna burung tersebut.

Varietas kedua merupakan varietas burung kenari warna (color bred variety) yang merupakan hasil pengembangbiakan yang mengejar mutu warna dengan sedikit banyak mengacuhkan keindahan nyanyian si kenari.

Varietas ketiga adalah kenari perawakan (canary of posture) merupakan burung kenari yang dikembangkan dengan sedikit memandang warna bulu dan sama sekali memungkiri problem nyanyian.

Varietas keempat ialah kenari bagal atau hybrid (the mule and hybrid canaries) merupakan burung kenari hasil persilangan antara kenari dengan burung tipe finch lainnya untuk menjadikan keturunan yang memiliki sifat tertentu yang terlihat, apakah itu di masalah warna, lagu, postur, atau kombinasi di antara tiga varietas yang disebut sebelumnya (ini semisal yakni persilangan lizard dengan yorkshire, atau yorkshire dengan blacktrouth dan sebagainya).

Varietas kelima ialah varietas hasil persilangan dari segala macam varietas di atas yang direkayasa bukan untuk tujuan khusus karena yang penting “bisa memuaskan” hasrat orang yang menangkar untuk dapat meghasilkan burung, apapun jenisnya.

Dengan kata lain, lima varietas kenari di atas yakni jenis kenari yang dapat disebut atau dikaitkan sebagai hasil mutan dan blasteran.

Varietas yang dimaksimalkan dan yang “punah”: Varietas kenari ini dapat dibagi dalam varietas yang relatif masih ada dan terus dimaksimalkan dan varietas langka atau saat ini hampir tidak ada bentuk aselinya.

Varietas yang dikembangkan:

American Singer Canary
Belgian Fancy Canary
Border Fancy Canary
Color Bred Canary
Crested Canary
Fife Fancy Canary
Gloster Fancy Canary
Lizard Canary
Northern Dutch Frilled Canary
Norwich Canary
Parisian Frilled Canary
Red Factor Canary
Roller Canary
Spanish Timbrado Canary
Stafford Canary
Waterslager Canary
Yorkshire Canary
Scotch Fancy Canary
Varietas langka:

Lancashire Canary
Cinnamon Canary
London Fancy Canary

1. American Singer Canary

American Singer Canary merupakan kenari yang secara jasmani cantik sekalian mempunyai suara merdu di telinga. American Singer Canary yakni hasil persilangan antara Kenari Border yang dikenal berpenampilan menawan dan Kenari Roller yang memiliki bunyi merdu.

Kenari ini sering kali disebut sebagai kenari terbaik, bagus dari sisi postur ataupun dari sisi suara. Menjadi kenari kecil yang hidup aktif, Amerika Singer Canary merupakan opsi yang bagus bagi pemula dan penjaga berpengalaman. Hal ini kuat, kuat, dan mudah dirawat.

Sedangkan demikian, American Singer Canary digolongkan sebagai salah satu dari “song canary”, merupakan diternak untuk mewujudkan kenari dengan bunyi yang merdu dan bukan pada penampilan jasmaniah atau warna.

Pada dasarnya, tiap “song kenari” mesti memiliki ragam nyanyian yang khas, dengan standar nyanyian yang terang dan berbeda dari varietas “:song canary” lainnya. Tipe kenari yang digolongkan ke dalam “song canary” lainnya yaitu Roller Canary, Spanish Timbrado, Rusian Singer Canary dan Waterslager Canary.

Sebaran: American Singer Canary dimaksimalkan pada tahun 1930-an olehj sekelompok wanita yang kemudian diketahui sebagai “The Eight Boston House Wives”.

Mulanya mereka melontarkan gagasan untuk mengoptimalkan kenari yang selain menawan juga mempunyai lagu indah. American Singer Canary awalnya disebut “North American canary” dan dihasilkan dari silangan Roller Canary Jerman (30%) dan Border Canary (70%). Burung ini paling banyak menyebar di Amerika.

American Singer Canary berbodi sepanjang sekitar 5 3/4 inci (14,6 cm) dan muncul dengan beraneka warna termasuk kuning, penggemar putih, hijau, biru, oranye, warna perunggu, coklat, cokelat kekuningan, dan aneka warna lainnya.

2. Belgian Fancy Canary

Belgian Fancy Canary yakni salah varietas kenari yang memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan kenari sebab menurunkan sejumlah varietas kenari yang paling populer dikala ini. Pengaruh utamanya ialah pada pengembangan kenari “frill” dan kenari “perawakan. Sebagai burung kenari “postur”, maka varietas kenari ini lebih diotekankan pada pengembangan penampilan lahiriah daripada warna atau nyanyian.

Mereka dikategorikan sebagai kenari “postur” dengan perawakan tubuh membentuk punuk bagai separuh bulan yang terbalik. Burung “posture canary” lainnya yang familiar merupakan Scotch Fancy Canary dan Italian Gibber Italicus.

Belgian Fancy Canary mengesankan atau berpenampilan seperti burung cacat, kepalanya kecil seperti kepala ular. Kenari ini sulit diternakkan dan umuninya telornya ditetaskan dengan menggunakan burung kenari lain.. Burung ini relatif lebih sulit diternakkan daripada kenari warna. Lagian, burung ini tidak piawai mengasuh anakan.

3. Border Fancy Canary

Border Fancy Canary termasuk “type canary” yang dioptimalkan untuk menjadikan kenari dengan fisik yang bagus dan bukan pada lagu. Dijuluki sebagai “Wee Gem”, burung ini menunjukkan postur yang kecil, cantik, bodi kompak dan kokoh.

Memiliki tubuh bulat dengan bulu betul-betul mengkilap. Kenari ini paling banyak menunjukkan warna kuning, meski juga ditemukan dalam bermacam-macam warna lain.

Jenis pertama dioptimalkan di perbatasan (border) antara lnggris dan Skotlandia, burung ini kadang acap kali dikacaukan dengan kenari gloster, padahal bisa dibedakan dari wujud kepalanya.

Di dalam lomba di luar negeri, bentuk bulat dari burung itu amat mempertimbangkan hasil pengevaluasian. Burung kenari border ini menempuh panjang 14 cm.

4. Color Bred Canary

Salah satu varietas paling populer dari segala burung kenari adalah Color Bred Canary. Burung ini dipelihara orang di hampir segala pelosok dunia. Color Bred Canary ialah burung kecil yang menawan bagi mereka yang mengutamakan burung dengan penampilan warna yang khusus.

Burung Color Bred Canary tidak tak hanya semestinya cantik, namun juga aktif dan amat menghibur. Burung yang menyenangkan ini cukup mudah dipelihara namun rekatif tak mudah untuk berkembang biak, sehingga memerlukan perhatian khusus seandainya kita berkeinginan menangkar kenari warna supaya tetap menciptakan keturunan kenari yang juga berwarna-warni.

Color Bred Canary termasuk varietas burung kenari yang relatif baru, dimaksimalkan mulai pertengahan-1900. Hari ini ada sebagian ratus versi burung Color Bred Canary.

5. Crested Canary

Termasuk “canary type”, kenari Crest atau Crested Canary tergolong macam yang tua dan burung kenari dan telah ada sekitar tahun 1950-an. Mula-mula di ketahui dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi).

Mahkota burung.ini haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang ke depan sampai ke paruhnya hampir paralel dengan matanya sehingga mata hampir tertutup. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.

Mahkota Crested Canary yang bagus semestinya memiliki format yang bagus, luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut.

Kenari mahkota yaitu burung yang besar dan semestinya mempunyai kepala yang besar, leher yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis crest ada yang mempunyai mahkota, tapi ada pula yang mempunyai kepala yang polos tanpa mahkota.

Macam lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota. berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

6. Fife Fancy Canary

Fife Fancy Canary ialah “type canary”, diternakkan untuk menerima karakteristik lahiriah tertentu ketimbang untuk mewujudkan warna atau bunyi lagunya. Kenari ini barui dioptimalkan pada 1950-an oleh penangkar Skotlandia dan penangkar lain di kawasan yang disebut Fife. Burung fife fancy sebenarnya adalah burung border melainkan ukuran badannya lebih kecil.

Disebut demikian sebab bentuk secara keseluruhan praktis sama, selain perbedaan ukurannya. Ukuran burung ini harus tidak lebih dan 11 cm. Burung ini sangat mudah diternakkan dan bisa memberikan ragam bulu yang amat luas.

7. Gloster Fancy Canary

Gloster Canary memiliki dua versi. Burung yang berjambul diketahui sebagai ‘Corona’ walaupun yang polos di kepalanya tanpa mahkota disebut Consort..Termasuk “type canary”, Gloster Fancy Canary tergolong ragam burung kenari baru. Kenari gloster tergolong kecil, dengan panjang badan tidak lebih dan 11 cm.

Kenari gloster sengaja diternakkan ke arah jenis yang kecil dan diusahakan supaya selalu kecil, sehingga binatang ini tidak boleh lebih dan ± 11 cm dikala menjelang lomba di luar negeri.

Di dalam gambar-gambar yang dapat dijumpai di buku-buku mengenai burung kenari kita akan dapat mengamati bahwa kenari ini memiliki warna kuning dengan komponen sayap putih atau kehijau hijauan, sama seperti bagian ekornya. Pada kepala burung kenari gloster terdapat jambul, tetapi ada juga yang tidak.

8. Lizard Canary

Burung kecil yang indah ini yaitu salah satu macam tertua dari kenari yang sudah memiliki sejarah lama. Termasuk “type canary”, Lizard hampir punah pada permulaan 1900-an. Pengaruh adanya dua perang dunia dan wabah penyakit, populasi Lizard Canary berkurang hingga cuma menjadi cuma sebagian pasang saat mulai dimaksimalkan lagi pada pertengahan 1940-an.

Berkat Lizard Canary Association di Inggris Raya, hari ini kenari Lizard bisa berkembang lagi dengan subur dan adalah salah satu burung kenari..

Lizard Canary (kenari kadal) yang panjangnya sekitar 14 cm ini betul-betul identik dengan warna bulunya yang menyerupai sisik kadal. Bulu lizard didominasi warna kuning dan warna putih.

Lizard Canary dimaksimalkan di Prancis pada 1700-an. Pada 1945, asosiasi penggemar Lizard disusun di Inggris dengan tujuan mengembangbiakkan lagi burung ini dan hari ini Lizard Canary ialah salah satu tipe burung kenari yang cukup populer.

9. Northern Dutch Frilled Canary

Dioptimalkan sebagai “type canary” pada abad ke-18, Northern Dutch Frilled Canary dimulai dari kenari frill. Kenari Frill ini kemudian muncul dengan berbagai ragam yang menyebar ke beraneka negara.

Dewasa ini diketahui Frill dan Belanda, Italia, Paris. Sesuai namanya, Northern Dutch Frilled Canary dikembangkan di Belanda bagian utara, Sedang pihak Jepang sudah menjadikan ragam frill yang kecil.

Lazimnya jenis frill ini tergolong sebagai burung yang besar, sebab panjangnya bisa lebih dan 20 cm.

Ada tiga bagian yang disebut mantle, jabot, dan fin. Mantle (las) yakni bulu-bulu komponen punggung yang membelah di punggung dan jatuh secara sinietnis.

Jabot merupakan bulu di dada yang berombak dan menggulung ke dalam. Jabot ini mesti datang dan setiap sisi dada untuk menyusun suatu ke rutan yang bersua di komponen tengah bagaikan suatu wujud kerang yang menutup. Sedang fin merupakan bulu-bulu yang panjang, benar-benar berjumbai yang datang dan paha dan bergerak ke atas sekeliling sayap.

Kenari frill yang menawan dapat menjadi burung yang sangat cantik, tapi kenari yang buruk akan menjadi burung yang memberi kesan ganjil dan aneh karena bentuknya itu. Burung-burung mi tergolong sebagai burung ternak yang bagus.

10. Norwich Canary

Dioptimalkan sebagai “type canary”, burung ini memiliki sejarah sendiri. Penenun-penenun bangsa Flam yang memelihara burung ini pernah melarikan diri ke Inggris, untuk menghindani pembantaian bangsa Spanyol. Mereka tinggal di kawasan Norwich di Norflok (Inggris).

Mereka inilah yang menjaga kelestanian burung ini. Burung kenari norwich dewasa ini adalah burung kenari yang menanik.

Burung ini mempunyai klasifikasi bulu yang tebal dan memiliki format yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dan burung ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Burung ini jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

11. Parisian Frilled Canary

Burung kenari yang berjumbai ini juga dikenal sebagai kenari Paris. Parisian Frilled Canary ialah salah satu yang terbesar dari seluruh varietas frill yang diketahui dikala ini. Parisian Frilled Canary yakni burung yang menggairahkan dan indah.

Bulu ekor pada burung ini berjumbai, dan ada juga helm di kepalanya, ada sebuah tutup di dahi, memiliki efek sideburn di pipi, dan juga ada bulu kerahnya.

Sebagai “type canar”, Parisian Frilled Canary diternakkan untuk menempuh penampilan lahiriah burung, bukan pada suara atau warna. Meski demikian, Parisian Frilled Canary adalah penyanyi yang baik, mirip dengan kenari lain pada biasanya.

Ada banyak varietas yang berbeda dari burung kenari berjumbai ini. Contohnya French Frill, Fiorina Frill, Colored (Milanese) Frill, Gibber Italicus, Giboso Espanol, Japanese Frill, Northern Dutch Frill, Southern Dutch Frill, Munich Frill, Scotch Fancy Frill, Swiss Frill, Roebekian Frill, Hunchback Frill, Brazilian Frill, dan bahkan varietas crested seperti Padovan Frill dan Florin Frill.

12. Red Factor Canary

Kenari ini kali pertama dioptimalkan pada 1930-an oleh Dr Hans Duncker (Jerman) dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina). Beberapa orang mengatakan leluhur dari kenari kuning yang diaplikasikan Hans yaitu Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini sebagai kanari Border.

Red Factor Canary ialah salah satu ragam kenari yang sungguh-sungguh populer. Burungnya sangatactif dan bergairah. Burung ini relatif gampang dipelihara melainkan perlu usaha yang lumayan keras untuk menernakkannya sehingga menghasilkan keturunan yang bagus.

Red Factor Canary termasuk “color canary” dan sesungguhnya juga yakni Color Bred Canary melainkan mempunyai “red factor” sebagai komponen dari struktur genetiknya.

13. Roller Canary

Kenari roller yang dikembangkan sebagai “song canary” sebab estetika suaranya ini juga disebut German Roller Canary atau Hartz Mountain Roller Canary. Roller Canary diternakkan secara besar-besaran di wilayah Pegunungan Hartz. Di pegunungan ini ada ratusa keluarga yang berkiprah mengembangbiakkan kenari dan melatihnya.

Sistem lama yang digunakan untuk melatih burung ini yaitu dengan memasukkan burung ke dalam kandang kecil dan memperkenankan burung ini mendengarkan suara burung yang diketahui indah suaranya (yang telah menang perlombaan, contohnya). Melainkan dewasa ini orang mengaplikasikan bunyi piringan hitam atau pita kaset sebagai pemaster.

Termasuk sebagai “song canary” sebagaimana halnya Roller yakni Waterslager Canary, Russian Singer Canary, American Singer Canary, dan Spanish Timbrado.

14. Spanish Timbrado Canary

Spanish Timbrado Canary ialah varetas terbaru dari “song canary”, dioptimalkan di Spanyol pada 1940-an dan 1950-an. Format fisik burung ini menyerupai wujud aseli burung kenari alam karena memang yakni persilangan antara kenari liar dengan burung finch kicauan Spanyol.

Kombinasi dari mereka menjadikan burung yang mempunyai lagu yang betul-betul unik. Nama burung ini, seperti halnya suaranya, mengingatkan kita pada ketukan castanyet Spanyol. Padahal keras, bunyi burung ini tak berisik atau memekakkan alat pendengar.

Padahal diketahui dengan nyanyiannya yang bagus, burung ini dapat dirasakan pula pada tampilan fisiknya yang cantik. Mereka dikembangbiakkan dari indukan dengan bermacam ragam warna dan mempunyai lagu yang kristal.

Kenari Spanish Timbrado yang baik seharusnya mempunyai keseimbangan antara kualitas bunyi dan macam nyanyian. Burung ini mempunyai standar bunyi yang berbeda dengan “song canary” lainnya seperti kenari Roller, American Singer, Russian Singer, maupun Waterslager.

15. Stafford Canary

Kenari Stafford Canary mempunyai sejarah pengembangan yang unik. Standar dari pengembangan kenari Stafford sudah diatur sebelum burung ini mulai dicoba-ternak.Alkisah, pada tahun tahun 1970-an, ada sebuah kategori penangkar kenari yang saat itu mengoptimalkan kenari warna yang ada di daratan Eropa.

Klasifikasi yang bernama Deutche Koife ini tertarik untuk menciptakan varietas “type canary” warna (terpenting red dan rose) tapi juga berjambul. Walhasil mereka mempertimbangkan sendiri standar untuk burung yang disebut Stafford Canary, adalah persilangan antara Gloster dan kenari Red Factor.

Stafford Canary kemudian timbul dengan branding tersendiri, ada yang berjambul dan ada pula yang polos melainkan berwarna dasar merah dan rose. Stafford Canary yang tercipta kemudian memang cantik dan sangat digemari para peternak kenari di Eropa.

16. Waterslager Canary

Tren kenari Waterslager telah merebak sejak sepanjang sejarah dan terus berkembang dengan sifat seperti yang diharapkan semenjak burung ini “dicipta”. Burung ini tenar dengan lagunya yang menyerupai riak dan tetes air, denting bel dan siulan seruling.

Padahal suaranya tak sekeras sebagian ragam kenari lain, Waterslager mampu mengucapkan nyanyian lembut (ke arah medium), dan lagunya nyaris menenggelamkan popularitas nyanyian semua ragam kenari lagu atau “song canary”.

Pada dasarnya Waterslager dikembangkan dan dipelihara untuk mendapatkan anak atau keturunan yang juga mempunyai keseimbangan antara kwalitas bunyi dan nyanyian khas Waterslager. Beberapa burung lain yang dikembangkan sebagai “song canary” ialah kenari Roller, American Singer, Rusian Singer, dan Spanish Timbrado.

17. Yorkshire Canary

Kenari Yorkshire dioptimalkan sebagai “type canary” dan yaitu hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Wujud Yorkshire sesekali dijelaskan seperti wortel yang terbalik. Burung ini senantiasa berdiri tegak, dengan kaki panjang. Burung yang oleh orang Eropa sering disebut “The Guardsman” atau “Gentleman of the Fancy” ini memiliki panjang kira-kira 16 cm.

18. Scotch Fancy Canary

nndcaDi kalangan penggemar burung di inggris, burung ini di kenal dengan sebutan Bird O Circle, sebab formasi dan kepala hingga ke ujung ekor pada waktu dilombakan berbentuk setengah lingkaran. Dalam lomba ada posisi, gerak, atau bunyi yang seharusnya dipertontonkan oleh burung kenari. Keadaan yang tak awam ini

ditemukan Jenis tampak di wilayah Skotlandia dan Inggris Utara, Sedang di wilayah selatan burung ini tidak populer.

Burung Scotch seharusnya mempunyai kepala kecil, lebih bulat sedikit dan kepala burung kenari belgia. Lehernya ramping dan pan jang, bahunya terisi penuh namun sempit dan bulat, sayap nya panjang dan menempel kuat ke badan, dan kaki yang panjang kuat terpentang dengan baik.

19. Lancashire Canary

Kenari ini yaitu jenis kenari yang terbesar di Inggris. Ragam ini sekarang telah jarang ditemu kan dalam bentuk aslinya. Burung ini lebih banyak disilangkan dengan macam lain untuk menerima badan yang besar.

Variasi ini ada yang mempunyai mahkota atau jambul yang di sebut lancashire coppy, dan ada pula yang kepalanya polos dan disebut lancashire plain head.

20. Cinnamon Canary

Burung Cinnamon dewasa ini memiliki kesamaan dengan kenari Norwich dan tergolong burung yang menarik. Burung kenari ini memiliki kategori bulu yang tebal dan memiliki wujud yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek.

Banyak dari burung Cinnamon ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Kenari Cinnamon jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

21. London Fancy Canary

London Fancy Canary diceritakan telah punah, dan burung kenari ini susah diselidiki asalnya. Burung ini benar-benar amat indah. Bulunya berwarna keemasan yang cemerlang dengan sayap dan ekornya berwarna hitam, yang menaggalkan kontras yang betul-betul mengesankan.

London Fancy Canary tergolong macam kenari Inggris yang telah tua sekali, dan aslinya mempunyai bintik-bintik hitam.

Add Comment