Peran Guru di Dalam Pembelajaran Aktif dan Kreatif

Dalam aplikasi di lapangan gurulah yang paling menentukan konsep dan menjadi eksekutor dalam pembelajaran aktif. Gurulah yang paling ber peran dalam membentuk warna warni di dalam kelas.

Sebab itu inti dari pembelajaran aktif dan kreatif ini adalah proses pembelajaran yang melibatkan dua unsur utama antara guru dengan siswa, dan guru sebagai pengendali utamanya.

Prinsip Utama Desain Pembelajaran

Didalam proses pembelajaran siswa yang mempunyai kesiapan mental, fisik, serta motifasi tinggi maka hasil belajarnya akan lebih baik.

Motifasi adalah suatu hal yang dapat mendorong seseorang untuk mau dan tidaknya melakukan sesuatu, hal itu bisa berawwal dari dalam diri maupun luar diri. Semakin tinggi motifasi siswa untuk belajar maka semakin tinggi pula proses dan hasil belajarnya.

Perhatian seorang siswa juga memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Semakin teliti siswa dalam memperhatikan pelajaran semakin tinggi pula hasil belajar yang diperoleh.

Aktifitas mental adalah mengidentifikasi, membandingkan, menganalisa dan sebagainya. Sedangkan aktifitas emosional yaitu semangat, sikap positif dalam belajar, keriangan dan motifasi.

Guru ideal adalah guru yang memiliki tiga ciri-ciri yaitu bisa kreatif dalam memanfaatkan potensinya, kreatif dalam mengelola waktu luangnya, dan berani membuat loncatan dalam hidup, semisal berwirausaha.

Potensi dasar guru adalah ketinggian ilmu yang dimiliki dibandingkan dengan masyarakat lain. Jika seorang guru memiliki potensi tersebut, hal itu bisa dimanfaatkan dengan menjadi guru favorit, penulis buku, penulis lepas, peneliti, dan trainer.

Peran Yang Harus Dimainkan Guru

Agar bisa disebut sebagai pembimbing, guru harus bisa memberikan dan mencurahkan rasa kasih sayang terhadap anak didiknya. Tidak diperbolehkan meremehkan siswa meskipun siswa itu berasal dari kampung atau keluarga miskin.

Harus berlaku adil, jangan membeda-bedakan, semua siswa harus disayang oleh guru. Jangan tunjukkan sikap pilihkasih dalam menyayangi siswa.

Pada intitinya semua yang dilakukan guru dalam kelas akan ditiru oleh siswa baik itu prilaku baik atau pun sebaliknya. Kejujuran, kedisiplinan, kesopanan, ketulusan dan sebagainya semuanya itu akan direkam oleh siswa dan dalam hal-hal tertentu juga akan diikuti oleh siswa.

Guru juga tidak sekedar menyampaikan pelajaran (pembelajaran aktif) di kelas tanpa memperhatikan apakah siwa dapat memahami pelajaran atau tidak. Selebihnya guru juga harus bisa dan sanggup menjadi penasihat pribadi bagi siswa.

Sebenarnya antara guru dan siswa itu memiliki hubungan batin yang sangat erat, jika dikaji lebih mendalam lagi guru akan berperan sebagai orang tua dari siswa. Jadi bukan hanya didalam sekolah saja, melainkan tanggung jawab guru juga diluar sekolah.

Guru ysng memiliki sifat tulus dalam mendidik, ia akan senang hati dalam membimbing muridnya dengan penuh kasih sayang. Dengan bertujuan menyukseskan siswanya, seorang guru tidak akan banyak memperhitungkan waktunya dalam mendampingi mereka belajar.

Hal-hal Yang Harus Dilakukan Guru

Memahami potensi siswa yang tersembunyi serta mendorongnya untuk lebih berkembang sesuai potensi atau bakat yang dimilikinya.

Mau memberi kesempatan kepada siswa untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan meminta bantuan jika mereka memang benar-benar membutuhkan.

Bisa menghargai terhadap kelemahan siswa, memberi apresiasi terhadap ide mereka meski masih jauh dari standar.
Menciptakan suasana belajar yang kondusif, terbebas dari tekanan dan intimidasi, dalam usaha membangkitkan minat belajar siswa.

Menyatakan kepada siswa, bahwa guru-guru adalah mitra mereka yang memiliki peran sebagai motifator dan fasilitator bagi mereka.

Pertanyaan Yang Menggugah

Yang harus diingat, tanggung jawab guru dan tugasnya adalah paradigma baru pendidikan “bukan membuat siswa belajar, tetapi membuat siswamau belajar” jadi prinsipnya adalah jangan membuat siswa hanya mendengarkan saja sebab mereka akan lupa.

Juga jangan membuat mereka hanya memperhatikan saja seba mereka nantinya hanya akan bisa mengingat. Jadi buatlah mereka mau melakukan karena nantinya mereka akan mengerti.

Ciri Guru Yang Menerapkan Pembelajaran Aktif Dan Kreatif

Memiliki keterampilan yang profesional. Pada dasarnya siswa itu suka dengan semua aktifitas di sekolahnya, baik dari guru, kelas pelajaran dan sebagainya. Hal ini hanya akan mungkin terjadi jika guru bisa mengetahui apa yang dianggap penting bagi siswa dan tau cara menghargainya.

Menberikan suatu kepercayaan terhadap siswa dan meyakinkan mereka bahwa mereka mampu menyelesaikannya. Guru yang baik akan selalu ada disamping siswanya jika mereka membutuhkannya.

Namun siswa juga tetap memiliki kesempatan untuk berekspresi mencoba hal baru yang muncul dari gagasan dan ide mereka sendiri. Inilah yang akan menjadikan siswa berhasil dan sukses.

Terbuka dan kolaboratif dengan tetaap melakukan intervensi bila diperlukan. Jadilah guru yang bisa menghargai opini dan ide-ide seorang siswa, perbedaan pendapat haruslah dihargai dan jadikanlah proses pembelajaran.
Guru yang baik juga seorang manusia yang baik. Jadi guru yang baik amatlah pandai dalam mempertahankan kesabarannya, juga selalu menghormati kepada siapapun.

Sifat humoris selalu tertanam di dalam kepribadiannya, ia jarang menerima pujian tetapi jika menerima pujian ia akan bilang bahwa tempat belajarnyalah yang membentuk pribadinya seperti itu.

Kiat Guru Di Dalam Kelas

Sebagai seorang guru menjadi inspirasi bagi para siswanya sangatlah diharuskan. Kekuatan ilmu, karisma, moral, serta keberanian seringkali menjadi sumber inspirasi bagi orang lain.

Guru harus bisa menjadi sosok yang dikagumi oleh siswa-siswanya, jadi tanpa berkata siswa akan mengikuti dengan sendirinya.

Guru harus bisa menjadi sosok pembangkit semangat, pendorong potensi,dann penggerak aksi. Berbaga motifasi pendekatan harus dilakukan oleh guru sebagai sarana pembangkit potensi siswa.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi manusia dalam berbuat

– Tujuan yang jelas

Seseorang yang tidak tahu arah tujuan dari belajar mereka tidak akan bersemangat karena mereka tidak tahu buat apa belajar.

– Tantangan

Ketika dihadapkan dengan tantangan secara naluri manusia akan melakukan suatu tindakan untuk menghadapi atau menghindari tantangan tersebut. Dan tantangan tersebut akan menjadi rangsangan untuk sukses.

– Tanggung jawab

Seseorang yang diberi tanggung jawab akan cendrung memiliki motivasi kerja yang tinggi. Tanggung jawab dapat mendorong sesesorang untuk belajar atau bekerja.

– Kesempatan untuk maju

Setip orang akan melakukan banyak hal agar dapat mengembangkan kemampuan dirinya, jika dengan belajar mereka menganggap bahwa dirinya akan lebih berpotensi maka semangat mereka untuk belajar akan lebih kuat.

– Kepemimpinan

Kepemimpinan bagi diri sendiri, akan mengarahkan dirinya untuk menjadi orang yang lebih baik. Kepemimpinan bagi orang lain adalah kempuan untuk mengarahkan orang lain untuk menjadi lebih baik.

Puncak prestasi akan diraih jika seseorang mau mengeluarkan dan mencurahkan seluruh kemampuannya untuk menjadi yang terbaik. Ia tidak akan mudah puas dengan apa yang telah diraihnya dan selalu ingin mencapai prestasi diatasnya.

Pada intinya motifasi adalah kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam kegiatan belajar mengajar dalam pembelajaran aktif motivasi bisa dikaitkan dengan keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang mampu menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar.

Semoga sukses.

Add Comment