5 Hal Yang Menjadi Penghalang Sampainya Iman

Para sahabatku yang terkasih dimanapun berada, sebagai manusia hidup sudah pasti kita memilki tanggung jawab yang besar di kehidupan dunia ini. Setiap insan memiliki kewajiban untuk bisa kembali kepada Tuhan-nya.

Tetapi begitu banyak dari kita yang tersesat semakin jauh dari kesejatiannya, sehingga sering mengalami kebingungan, kegagalan, sedih, susah dsb. Padahal Tuhan telah menganugrahkan segalanya kepada kita.

Dengan Iman maka kita akan bisa mencapai tujuan hidup kita, namun apakah kita sudah benar-benar paham tentang hal-hal yang menjadi penghalang sampainya Iman.

Sebenarnya tugas kita bukan hanya untuk menemukan iman, namun sepenuhnya untuk mencari dan menemukan segala tembok penghalang Iman Cinta Kasih Sayang Tuhan, karena memperoleh Iman Cinta Kasih Sayang yang sesungguhnya kita harus membangunnya dalam diri kita sendiri.

Tidak peduli dengan berapa usia Anda, latar belakang Anda, atau sistem kepercayaan spiritual Anda, Iman cinta kasih sayang tetap sangat dibutuhkanoleh semua orang.

Sesungguhnya keberadaan Kita semua di dunia ini agar mau belajar mencintai, mengasihi, menyayangi, sudah banyak metode penyembuhan diri namun banyak yang gagal dalam prakteknya, semua yang kita alami berasal dari hubungan kita sendiri dengan Tuhan.

Memperoleh Iman Cinta Kasih Sayang Tuhan itu sebenarnya cukup mudah, namun terkadang kita terlalu membebani diri kita sendiri untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan.

Sebuah Pengalaman yang telah kita peroleh dan sistem kepercayaan yang telah kita jalankan selama bertahun-tahun dapat menjadi penyebab terhalangnya rasa cinta, kasih dan sayang kita kepada Tuhan.

Lima Hal Yang Menghalangi Sampainya Iman

iman

jagoanhosting.com

Takut mendapat kritik

Apakah Anda juga merasa malu/marah ketika seseorang mengkritik Anda?
Apakah Anda biasa mengalihkan atau mengubah percakapan ketika seseorang mengkritik penampilan Anda?

Belajarlah tentang bagaimana cara untuk mengambil kritikan/pujian tanpa merasa bersalah atau merasa perlu untuk membalikkan adalah salah satu langkah paling penting untuk dapat membuka hati Anda agar mau menerima lebih banyak cinta.

ketika Anda tidak dapat menerima pujian/atau kritikan dengan baik maka Anda akan terhalang untuk menerima dan mendapatkan cinta kasih sayang Tuhan.

Selalu Berlatih dan belajarlah tentang bagaimana kita menyikapi, menghargai dan menerima diri sendiri untuk semua kritikan dan pujian yang kita terima.

Takut Untuk Membuka Hati

Untuk bisa menerima cinta kasih sayang Tuhan kita harus mau membuka hati untuk memberikan cinta kasih sayang kepada siapapun.

Membuka hati untuk memberikan cinta kasih sayang, berarti Anda tidak hanya mencintai, mengasihi, menyayangi dan percaya pada diri sendiri namun juga terhadap orang-orang di sekitar kita.

Hal semacam ini terkadang menantang dan memerlukan waktu yang cukup panjang karena mungkin berlawanan dengan kebiasaan kita selama ini, terutama jika kita melihat dunia ini sebagai tempat yang dingin dan keras.

Tetapi semakin Anda belajar untuk mulai membuka ruang di dalam hati Anda maka semakin Anda akan menarik pengalaman positif yang tak pernah terfikirkan oleh anda sebelumnya.

Untuk cara prakteknya, mulailah dengan memberikan senyum kepada orang yang Anda temui di jalan. Tindakan kecil ini dapat membantu untuk membuka hati Anda dan dapat mendatangkan kepercayaan dan cinta kasih sayang ke dalam hidup Anda sendiri.

Takut Tidak Menjadi Cukup Baik

Setiap orang siapapun itu pasti memiliki yang namanya rasa takut, hal tersebut sangatlah normal karena itu sudah menjadi bagian dari kehidupan.

Lalu agar kita bisa terlepas dari rasa ketakutan itu Caranya adalah dengan tidak membiarkan ketakutan itu terus menakut-nakuti kehidupan Anda.

Bila Anda sedang menyimpan rasa takut misalnya anda merasa bahwa Anda tidak cukup baik, tidak cukup kaya, tidak cukup pintar, atau tidak cukup ganteng/cantik, maka hal yang harus segera dilakukan ialah anda harus membuangnya dengan seluruh kemampuan anda.

Karena jika hal tersebut dibiarkan maka secara tidak disadari Anda telah memblokir aliran cinta kasih sayang Tuhan dan keberkahannya di dalam hidup Anda secara langsung.

Ketika Anda mau menerima kenyataan diri sendiri baik kekurangan maupun kelebihan dengan apa adanya maka sebenarnya anda sudah membuka ruang di dalam hati dan melepaskan penghambat yang menahan atau membelenggu Anda untuk menerima cinta kasih sayang Tuhan.

Untuk prakteknya yang paling mudah maka Anda harus mau belajar memaafkan apapun itu yang anda anggap salah. Dengan Ini berarti Anda harus siap menerima dan memaafkan semua hal yang ada di dalam diri yang selama ini membebani hati Anda.

Dengan cara memaafkan maka semua beban emosi tidak akan lagi menjadi bagian dari sistem kepercayaan yang ada pada diri Anda dan kemudian akan berganti dengan pikiran yang positif dan pasti membahagiakan.

Gemar Menghakimi Diri Sendiri dan Orang Lain

Apakah Anda merupakan orang yang cepat menghakimi terhadap orang lain berdasarkan tindakan atau penampilan mereka?

Bila Anda memiliki sifat dan kebiasaan suka menilai orang lain atau berbicara buruk tentang orang lain maka anda adalah salah satu dari orang yang rugi besar di dunia ini.

Karena hal itu tidak hanya dapat menurunkan getaran rasa dalam diri Anda, tetapi juga akan menutup hati Anda untuk mencintai, mengasihi dan menyayangi sesama hidup.

Sikap suka Menghakimi orang lain dengan perkataan yang kasar juga merupakan sebuah tanda bahwa Anda memiliki respon cepat untuk menilai diri sendiri dan tindakan Anda sendiri, yang justru malah akan mengarahkan Anda jauh dari cinta kasih sayang Tuhan dan diri anda akan selalu dipenuhi ketakutan.

Alih-alih menghakimi diri sendiri dan orang lain, cobalah untuk belajar memberikan cinta kasih sayang.
Jadilah pribadi yang lembut terhadap diri sendiri dan mencoba untuk selalu membawa rasa pemahaman yang baru tentang bagaimana Anda melihat dan memperhatikan orang lain.

Hal Ini bukan berarti Anda perlu untuk mentolerir perilaku yang buruk, Anda harus bisa menemukan cara yang damai dan penuh cinta kasih sayang untuk menangani semua situasi kehidupan Anda dan lingkungan sekitarnya.
Kurangnya Aktualisasi Diri

Apakah Anda sudah benar-benar tahu dengan apa yang Anda inginkan?
Apakah Anda tahu sesungguhnya apa yang benar-benar Anda cari?

Belajar untuk selalu mengaktualisasikan diri tidak hanya member manfaat untuk orang lain, tetapi juga sangat bermanfaat untuk diri sendiri. Itu merupakan cara yang ampuh untuk membuka hati Anda.

Aktualisasi diri merupakan kebutuhan naluriah pada setiap diri manusia untuk dapat melakukan hal yang terbaik dari yang anda bisa.

Pencapaian tertinggi dari perkembangan psikologis ini akan bisa dicapai bila semua tujuan dasar sudah dipenuhi dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada pada dirinya, sehingga akan menarik energi yang positif lebih besar.

Temukan tujuan dasar diri sendiri dan manfaatkan potensinya, tanyakan pada hati Anda, apa yang paling berharga untuk saat ini.

Mungkin suatu hubungan atau mungkin juga waktu untuk meraih kesuksesan. Tanyakan semua tujuan Anda dengan sejatinya rasa, itu adalah cara yang bagus untuk melepaskan penghalang terbesar dalam diri anda.

Saudara dan para sahabatku yang terkasih…

Berikanlah waktu dan ruang (jeda) untuk bisa mencintai diri sendiri dan orang lain. Bagi yang muslim, sholat dan dzikir adalah bentuk dari jeda, bagi yang memiliki kepercayaan lain, ibadah yang ada di dalamnya merupakan bentuk jeda.

Jeda ini merupakan suatu ruang dimana keadaan batin beralih dari mencengkeram urusan-urusan yang membelenggu menjadi melepaskannya.

diSaat kita tidak mau jeda maka urusan dunia kita sendiri yang akan mengurus. Namun Saat kita mau melakukan jeda kesadaran kita akan bergeser ke arah kesadaran yang lebih luas menuju ke kondisi menerima dan urusan dunia akan di urus oleh Sang Maha Agung.

Jadi, ketika di “Dalam” telah selesai, maka “diluar” akan selesai dengan sendirinya. Sesuai dengan janji-Nya, “Kerjakan urusanKu maka segala urusanmu AKU yang selesaikan”. Tidak usah ikut campur Tuhan sendiri yang akan menyelesaikan.

Add Comment