Arti Lan Sejatine Manungso Urip Gawe Opo

Ora gampang urip neng alam dunyo lamun ora ngerti maring kuncine “ tidak mudah hidup dialam dunia jika tidah tahu dengan kunci-Nya “

Para sahabatku yang terkasih di manapun berada, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang apa arti dari kalimat Sejatine Manungso Urip.

Pemahaman tentang Sjatine Manungso ini merupakan Ilmu Tingkat Tinggi, karena mencakup segalanya tentang hidup dan kehidupan manusia itu sendiri.

Sebab itu kita harus bisa menggali semua yang ada, karena dengan menggali dan mempelajari semua yang ada maka kita akan memperoleh suatu bukti yang nyata dari keberadaan manusia itu sendiri. Karena di dalam kenyataan manusia memiliki tiga unsur kedirian.

Dalam keilmuannya 3 unsur tersebut sering disebut dengan Raga, Sukma Dan Ruh. Perpaduan dari 3 unsur inilah yang menjadikan manusia/manungso mampu Mengenal Kesejatian Dirinya, Guru Sejatinya serta Tuhan yang telah menciptakannya.

Arti Manungso

sedulur papat kalima pancer

efastbook.blogspot.com

Jika dikaji dari segi bahasa, kata manungso berasal dari bahasa jawa yang artinya manusia. Lebih lengkapnya lagi adalah mahluk hidup ciptaan Tuhan yang paling sempurna.

Mengapa manusia/manungso ini dikatakan mahluk yang paling sempurna? Karena selain manusia/manungso ini di lengkapi dengan panca indera seperti mahluk-mahluk lain, ia juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh mahluk lain ciptaan Tuhan pada umumnya.

Kelebihan-kelebihan itulah yang biasa digunakan oleh manusia/manungso untuk mewujudkan apa saja yang dikehendakinya. Dalam Ilmu Kejawen kelebihan atau Kesaktian yang ada dalam diri manusia/manungso ini biasa disebut Sedulur Papat Kalima Pancer.

Untuk pembahasan tentang Sedulur Papat Kalima Pancer akan kita bahas pada artikel yang lain.

Arti Sejatine

Kata sejatine juga berasal dari bahasa jawa yang artinya Sebenarnya. Jika dikaji dari segi bahasa kata sejatine itu bersal dari kata gabungan yaitu se-jati-ne.

Jadi kata ini berawal dari kata JATI yang filosofinya diambil dari Budaya Jawayaitu Kayu Jati. Selain kayu ini sangat terkenal dan venomenal, kayu jati juga memiliki kelebihan dan kualitas yang sangat bagus. Intinya kayu jati adalah kayu yang memiliki kualitas no 1.

Kembali kepokok pembahasan. Jadi inti dari kata Sejatine ialah yang sebenarnya, yang sesungguhnya, yang nyata. Bukan yang palsu, semu, dan tipu-tipu. Hehehe…

Arti Urip

Urip ialah hidu. Kata ini juga berasal dari Bahasa Jawayang artinya Gaib, maksudnya urip/hidup ini ada namun tidak bisa dilihan dengan Panca Indera.

“ urip iku kuwosone obah, lungguhe ono ning roso “ (hidup itu kuasanya bisa bergerak, dan tempatnya ada di rasa).

Urip/hidup ini harus kita kenali, untuk bisa mengenalinya dibutuhkan beberapa ilmu pemahaman yang matang dan kemauan yang kuat untuk melakukan.

Untuk bab ini akan kita bahas pada artikel lain yang berjudul Asal-Usul Manusia Hidup “asal dumadi ananing manungso urip”.

Dengan uraian diatas kita bisa menyimpulkan secara garis besar yang dimaksud dengan Sejatine Manungso Uripialah manusia hidup yang sebenarnya, yang diberikan tugas oleh Tuhan/Allah SWT untuk menjalani perintah-Nya dan juga menjauhi larangan-Nya.

Sejatine Manungso Urip

sejatine manungso

sekarjagad.co.id

Sejatine manungso urip neng ngalam ndunyo iku gawe opo?”

Kalimat di atas menyadarkan kita bahwa apa sih sebenarnya tujuan adanya kita sebagai manusia hidup, apa hanya sebatas untuk bersenang-senang belaka, bekerja, menikah, main, tidur dan hingga akhirnya meninggal dan dikubur atau di bakar?

Hehehe… sungguh sangat tidak sesuai dengan kesejatian yang ada pada diri manusia/manungso itu sendiri.
Tujuan utama adanya manusia di dunia itu tak lain dan tak bukan adalah untuk mengenal rabbnya atau Tuhannya. Dengan segala kelebihannya, manusia/manungso diperbolehkan bahkan diperintah oleh Tuhan untuk mengenal-Nya.

Namun untuk bisa Mengenal Tuhan tidaklah mudah dan gampang, perlu perjuangan yang terus menerus dan Laku Serta Tumindak yang disertai dengan terus Melatih Kesadaranhingga berhasil, dan jika sudah berhasil maka ujian terberatnya adalah menjaga keberhasilan atau Kesuksesan itu agar tidak lepas lagi dari genggaman kita.

Ada beberapa tahapan untuk dapat Menjadi Manusia yang sejati. Dan apabila kita mampu melewati atau menjalani tahapan-tahapan ini dengan baik dan tepat sudah pasti kita akan bisa mendapatkan semua yang kita cari yaitu Kesempurnaan Dunia Dan Akhirat.

Tahapan tahapan tersebut dalam budaya jawa biasa disebut dengan Laku Eling Lan Waspodo, dan dalam ilmu agama disebut Ibadah, sedang dalam dunia spiritual disebut Laku Lan Tumindak dan dalam ilmu tasafu atau sufisme disebut Riadlhoh.

Berikut ini ialah tahapan tahapan yang dimaksud.

  1. Syari’at

    Syariat atau syar’i atau dohir atau luar atau sesuatu yang nampak (tidak gaib) bisa dipikir, dilihat, dianalisa dan disimpulkan serta bisa ditiru oleh siapapun.

  2. Thoriqot

    Thoriqot/thoriqoh atau at-thoriq atau jalan atau media atau alat. Yang pada intinya Thoriqoh ini adalah jalan menuju Tuhan yang harus ditempuh oleh setiap pelaku keTuhanan dengan jalan atau cara tertentu tanpa menghiraukan gangguan yang ada.

  3. Hakikat

    Hakikat atau hak atau nyata atau benar atau tepat. IlmuHakikat ini adalah yang berhubungan dengan semuanya tentang kebenaran, yang artinya sangat erat kaitannya dengan Kejujuranbaik yang menyangkut dengan Diri Pribadimaupun dengan orang lain secara sosial bahkan dengan hewan dan benda-benda mati lainnya yang kita miliki.

  4. Ma’rifat

    Ma’rifat atau mengenal atau mengetahui dan juga memahami merupakan ilmu tingkatan terakhir yang harus dipelajari dan dijalani dengan sungguh-sungguh. Karena jikalau manusia/manungso tersebut sudah mencapai tingkatan ini akan mendapat banya sesuatu yang tak terduga.

Manusia dalam tingkatan ini biasanya sudah mendapatkat Ilmu Laduni karena manusia tersebut sudah mampu untuk menjadi kekasih Tuhan nya tanpa menduakan-Nya dengan apapun.

Setelah manusia itu mampu menguasai ke 4 ilmu yang dimaksud diatas, maka detik-detik perjumpaan dengan Sang Maha Penciptasudah dekat. Lalu persiapkanlah jiwa dan raga mu untuk menemui-Nya.

Selanjutnya setelah manusia berhasil meraih kesemuanya itu dan yang terahir bisa dinamakan Ilmu Kemurahaning Gusti maka semuanya dan segalanya akan menjadi milik kita beserta kesempurnaan-Nya. Dan kita akan Menjadi Manusia Sejati yang tidak akan bisa digoyahkan oleh badai sekuat apapun.

Kesimpulan

Dari pemahaman yang telah kita dapatkan melalui kesimpulan di atas ialah bahwa Sejatine manungso atau manusia hidup yang sejati yang ada di bumi ini adalah mewujudkan rencana Tuhan/Allah SWT dan mampu menyadari semuanya itu berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan.

Teruslah berjuang dan lakukan kebaikan apapun meski kecil, karena kita tidak akan mengetahui kapan Allah SWT akan memberikan kesempurnaan-Nya.

Jadilah manusia/manungso yang memiliki Budi Dan Pakerti yang luhur. Karena hanya dengan jalan inilah kita akan tahu Kesejatian Diri kita sendiri (sejatine manungso) dan kita akan meraih kesempurnaan hidup dan mati “sampurnaning pati urip” .
Belajarlah kepada orang-orang yang kamu anggap mumpuni dalam Ilmu Mengenal Jati Diri ini, karena hakikatnya ilmu ini tidak mudah dan remeh. Karena mengenal diri itu berarti mencari Tuhan.

“tak ada selembar daunpun yang jatuh kepermukaan bumi dan hancur tanpa kehendak Tuhan, dan hanya kehendak Tuhanlah yang akan benar-benar terjadi”

Trimakasih, semoga memberi manfaat.

Add Comment